Widget HTML Atas

Widget HTML Produk

Widget HTML Jasa

banner

Magazine

Fashion

Natural

Feature

Video News

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya mengenai> Cara Bisnis Bitcoin Pemula.

Cara Membuat Nickname Game PUBG FF Unik Dan Keren

Pingin Buat Nama Unik Buat Akun Game nya? Bisa , Dengan beberapa aplikasi ini kamu bisa membuat Nama Unik Dan Keren Buat Akun Game nya dengan mudah. Nama Unik memang mengidentitaskan karakter seseorang apalagi didalam Game setiap Gamer sekelas Pro Player juga punya nama unik dan dan punya identitas tersendiri.

Nama yang mereka pakai biasanya yang mudah di ingat dan keren sehingga banyak orang mengenali nya dan mengingatnya. Apalagi dari Team Team E Sport besar membutuhkan Username yang harus mudah di ingat oleh para Fans nya.

Salah satu nya dari Team E-Sport AURA Game Freefire ada AURA-KASIH. Cukup unik dan mudah di ingat , buat kalian yang udah punya Squad namun belum ketemu Username? Wajib kalian baca artikel ini karena saya akan membahas tuntas membuat Username Unik Dan Keren.

Nah yang di perlukan adalah ide nama nya dahulu lalu jika sudah tambahi hiasan nya , atau ubah Gaya tulisan nya biar tambah keren. Oke langsung Ke Pembahasan.

Cara Membuat NickName Unik Dan Keren Untuk Akun Game PUBG FF 


1. Buka Situs Id Nickfinder


Nah untuk yang satu ini penting biar ada panggilan keren , Untuk mencari Ide Kita masuk dulu Situs Id Nickfinder. Nah Id Nickfinder ini adalah situs untuk pemilihan Nickname keren buat Akun Game nya nanti. Buka situs NickFinder dengan Ketik Nickfinder di google dan buka situs nya.

2. Ketik Nama dan klik mencari


3. Jika kamu scroll kebawah kamu akan mendapay Generator Nama Panggilan Acak yang termasuk ide nama beserta font nya yang unik , jika kurang puas bisa klik hasilkan yang lain.


4. Scroll kebawah lagi ada Ide Nama buat nama yang kamu ketikkan di atas tadi.


5. Kebawah lagi juga masih ada.


6. ini adalah fitur lain dari Nickfinder yang masih sana buat Nickname Unik.


7. Contoh Kata Ke Simbol.


8. Contoh Teks Keren.


Nah itu tadi tentang Cara Membuat Nickname Unik Dan keren. Share artikel ini jika kamu suka , Jika kamu tidak suka silahkan komentar dibawah, Thanks.



Selain sebagai media tutorial gadget, kami juga berbagi artikel dan panduan seputar teknik komputer dan jaringan.

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya mengenai> Cara Bisnis Bitcoin Pemula.

Nomer WA kita dimasukkan Ke Grup WHATSAPP Yang Tidak Dikenal? Coba lakukan langkah ini. Whatsapp atau WA mempunyai sebuah fitur Grup atau Group dimana beberapa nomer WA bisa berkumpul dan Chat secara bersamaan. Yang singkatnya kita mengenal nya sebagai grup Whatsapp.

2 Cara Agar Nomer WA Kita Tidak Dimasukkan Oleh Orang Di Grup Whatsapp

Nah Grup Whatsapp ini mempunyai batasan maksimal hanya berapa ratus orang. Admin Group sebagai pemilik sekaligus pengelola grup dimulai dari mengundang orang , menendang orang sampai menghapus grup Whatsapp itu sendiri.

Group Whatsapp Sendiri Terdiri dari Admin Dan Anggota yang berkumpul jadi satu group dan bisa di pimpin oleh banyak Admin sekaligus. Dan setiap admin mempunyai kewenangan tersendiri termasuk mengundang Anggota.

Artikel Lainnya: Beginilah Cara Meningkatkan Dan Mempercepat Koneksi WIFI

Nah Bagaimana jika kita di invit masuk ke grup tanpa semau kita oleh orang sembarangan? Dan ketika keluar di invit lagi? Nah disini saya mempunyai 2 Cara Agar Nomer WA Kita Tidak Dimasukkan Oleh Orang Di Grup Whatsapp.

Tutorial Agar Nomer WA Kita Tidak Dimasukkan Oleh Orang Di Grup Whatsapp 


1. Blokir Nomer Admin Grup


Cara Ini cukup jitu walau agak ribet. Caranya cukup kamu simpan Nomer admin , Dan Masuk kebagian Chat , Lalu Blokir nomernya. Nanti otomatis kamu tidak dapat diundang lagi.

2. Setel Privasi Grup

Untuk Cara ini cukup mudah dan tersedia fitur untuk untuk versi Beta Whatsapp bukan WA Mod atau Modifikasi

Note.
Url : https://drive.google.com/file/d/1-saMDigSd3eV-BZySwaVkkeYyqPMcSvd/view
(Copy, Paste di Tab Baru Dan Unduh)


- Pertama Install Whatsapp Beta Terbaru , Jika tidak ada di bagain Playstore bisa unduh dibawah ini

- Kedua Masuk Bagian Setelan
- Klik Bagian Akun


- Lalu dibagian Privasi


- Selanjutnya dibagian Grup


- Lalu setel kecuali siapa , Kamu bisa memasukkan Nomer yang sering mengundang Kamu masuk grup tanpa semau kamu.



Dan Seperti itulah cara mudah Agar Nomer WA Kita Tidak Dimasukkan Oleh Orang Di Grup Whatsapp. Buat kamu yang suka Artikel ini komentar dibawah dan share ke temen-temen kamu ya.



Selain sebagai media tutorial gadget, kami juga berbagi artikel dan panduan seputar teknik komputer dan jaringan.



Ada beberapa hal yang menggelisahkan saya ketika merenungkan permasalahan dalam dunia pendidikan. Kegelisahan saya itu berujung pada suatu pertanyaan klasik yang masih sulit untuk dijawab: Apakah pendidikan kita saat ini masih mampu ”mencetak manusia-manusia baik” bagi generasi mendatang? Apakah pendidikan kita masih menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa? Atau jangan-jangan pendidikan kita malah telah berubah menjadi bagian dari permasalahan?
Beberapan kegelisahan saya tersebut setidaknya cukup relevan dengan opini Sobiatun di Mimbar Mahasiswa SOLOPOS edisi Selasa (8/5) yang berjudul Sanksi Setengah Hati Untuk Plagiator. Saya dan Sobiatun sama-sama gelisah melihat begitu banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Kami resah terhadap kesenjangan yang terjadi antara teori yang diajarkan dalam kelas dan praktik yang di lakukan dalam keseharian.

Di kampus, kami di ajarkan bahwa plagiarisme adalah sebuah kejahatan. Plagiarisme sama dengan korupsi. Maka tidak mengherankan di dalam kampus kami banyak dipasang plakat dan baliho yang berisi kecaman terhadap plagiarisme. Namun, bagaimana praktiknya? Anda bisa lihat dan baca sendiri praktik itu di beberapa media massa. Seorang guru besar Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) terlibat dalam skandal plagiarisme. Ironis!

Wabah
Skandal plagiarisme yang melibatkan guru besar atau akademisi kampus, seperti dalam kasus UMS beberapa waktu lalu, sebenarnya bukan kasus baru dan asing bagi dunia pendidikan kita. Kita telah sering menemukan data-data yang menunjukkan kejahatan intelektual itu. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa ada 21 perguruan tinggi yang tersangkut praktik plagiarisme yang dilakukan (calon) guru besar.

Perguruan tinggi itu antaralain Universitas Hasanudin (Unhas), Universitas Andalas (Unand), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Lampung (Unila), Universitas Jambi, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Mataram, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Sam Ratulangi (Unsamrat), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Udayana dan Universitas Sumatra Utara (USU).

Lalu, Universitas Pattimura (Unipatti), Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Negeri Makassar, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Kasus plagiarisme juga dapat kita temukan pada pemberitaan awal tahun 2000. Ipong S Azhar, seorang doktor dan juga kolumnis berbagai media massa, terindikasi telah melakukan plagiarisme disertasi. Buku hasil disertasinya yang berjudul Radikalisme Petani Masa Orde Baru: Kasus Sengketa Tanah Jenggawah merupakan hasil plagirisme skripsi Mochammad Nurhasim, peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selain itu pada 2 Maret 2012, Koran Tempo mencatat kasus plagiarisme di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang dilakukan oleh tiga orang dosen sekaligus.
Bagi beberapa pesakitan intelektual itu, sanksi tegas telah diberikan. Ipong S Azhar diberi sanksi pembatalah gelar doktor dan telah masuk dalam daftar hitam beberapa media massa. Sedangkan tiga dosen UPI tidak hanya diberi sanksi tidak boleh mengajar selama tahun tahun di pascasarjana tapi juga dihadiahi penurunan pangkat dan jabatan serta pengguguran kenaikan promosi guru besar mereka.

Sering kali pemberitaan mengenai kasus plagiarisme mengindikasikan bahwa ada hal yang lebih besar dari sekadar faktor ”orang-orang tertentu”. Kasus plagiarisme hendaknya tidak dipandang hanya sebagai bentuk kesalahan personal-individual. Masalah plagiarisme merupakan masalah besar yang menyangkut tradisi intelektual dan budaya malu.

Dalam perspektif tradisi intelektual, skandal plagiarisme bisa jadi merupakan implikasi dari tradisi sontek-menyontek yang telah dimulai sejak Sekolah Dasar (SD). Kita begitu takjub saat Ujian Nasional (UN) tingkat SD diduga menyimpan banyak praktik kecurangan. Kita juga heran saat seorang siswa SD di Surabaya terpaksa mengungsi ke rumah sanak-kerabatnya karena berani berkata jujur.

Siswa SD itu berani berkata bahwa ia dipaksa oleh seorang guru untuk membagikan jawaban UN kepada teman-temanya. Lalu di mana letak budaya malu bangsa ini? Apakah telah lenyap dimakan oleh keserakahan yang dimulai sejak dini? Lantas apa yang bisa kita perbuat? Apakah hanya sekadar memberi sanksi pada sang plagiator serta membeli alat pemindai untuk menilai otentisitas sebuah karya? Saya kira hal itu tidak cukup.

Kita memerlukan langkah-langkah strategis untuk memperbaiki dunia pendidikan. Kita memang harus menghukum para plagiator dengan sanksi maksimal. Tapi, kita jangan lupa bahwa kita harus menciptakan budaya intelektual yang mapan dan berkualitas. Polemik-polemik keilmuan yang telah makin sepi seharusnya mulai dibangkitkan. Laku baca-tulis-diskusi semestinya dihidupkan kembali dalam dunia akademis.

Jika pemberian sanksi kepada plagiator tidak diiringi dengan pembentukan budaya intelektual yang mapan dan berkualitas, saya khawatir plagiarisme akan tetap marak. Kerja intelektual yang didukung dengan iklim yang mencerdaskan mudah-mudahan merupakan obat mujarab bagi monster mengerikan bernama plagiarisme. Mungkin begitu.

_____
Al Iklas Kurnia Salam
Diterbitkan pertama kali di Solopos
Diperkirakan ekonomi China mungkin akan mengalami penurunan 0.3% di kuartal pertama 2020 (Image: teller report)

Dampak virus Corona terhadap ekonomi China sebagai Motor penggerak perekonomian dunia. Pada tahun 2020, volume angkutan penumpang dari penerbangan sipil di hari raya Imlek atau lebih dikenal sebagai Festival Musim Semi akan mencapai rekor tertinggi. Diperkirakan akan mencapai 79 juta penumpang untuk hari libur 7 hari. Meningkat sekitar 8,4% tahun-ke-tahun. Selama jam sibuk, rata-rata volume penerbangan yang dijamin dari penerbangan sipil melebihi 16.000 kali penerbangan sehari.

Sejak meletusnya wabah pneumonia yang diakibatkan oleh virus Corona sebulan ini, berdampak langsung terhadap ekonomi Tiongkok di awal tahun 2020.

Dampak virus Corona terhadap ekonomi China

Di satu sisi, transportasi, pariwisata, dan katering telah mengalami dampak langsung dan parah. Mereka hampir lumpuh dan setengah lumpuh untuk sementara waktu. Karena liburan yang berkepanjangan, kecuali untuk perusahaan yang terkait dengan epidemi, perusahaan tradisional lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan Internet akan mengalami pukulan yang parah dan serius.

Di sisi lain, karena setiap warga terpaksa harus berdiam dirumah, sehingga muncul dan membawa peluang besar bagi bisnis di sektor distribusi makanan segar dan hiburan online. Namun secara keseluruhan, dampak negatif lebih besar daripada peluang.

Jika situasi epidemi dapat sepenuhnya terkontrol sebelum 1 Mei 2020, dampak terhadap PDB Tiongkok pada tahun 2020 berkisar 0,3% -0,5%. Bisnis Distribusi tanpa awak akan memperoleh peluang terbesar seperti Drone atau mobil Otonom.

Dalam mencegah meluasnya wabah, isolasi adalah cara paling efektif. Misalnya, Pada tahun 2003, SARS membawa kebangkitan e-commerce. Sejarah Dunia selalu serupa. Takeaway dan e-commerce saat ini sudah menjadi model bisnis paling matang di Tiongkok. Arti isolasi bukan untuk menumbuhkan kebiasaan memesan secara online, tetapi untuk mempromosikan perubahan model distribusi offline. Yang memang telah kita jalani beberapa tahun lalu.

Sebenarnya, Pada awal 2013, Amazon pernah mengusulkan rencana pengiriman lewat drone. Pengiriman drone “Prime Air” yang dikembangkannya 3 tahun kemudian telah berhasil mengirimkan pesanan pertama.

Sementara Di Cina, banyak perusahaan raksasa seperti Suning dan Meituan juga telah berfokus pada bidang distribusi tak berawak. Tentu saja, dalam operasi aktual, distribusi tanpa awak masih dalam tahap eksplorasi seperti didaerah pedesaan. Berhubung keamanan serta aplikasinya Masih ada banyak masalah yang belum teratasi. Hukum dan peraturan yang relevan masih belum cukup memadai. Sehingga efek skala masih belum terbentuk. Demikian pula halnya di Amerika.

Tentu saja, Epidemi virus Corona ini dapat memberikan peluang yang sangat baik bagi sektor bisnis distribusi tanpa awak nantinya.

Pernah ada sayembara dan tantangan yang sangat populer puluhan tahun yang lalu di Tiongkok. Seandainya, Anda harus berdiam diri dalam rumah dengan suhu dan lingkungan yang nyaman, makanan yang enak dan berkecukupan, disertai ponsel dan WIFI yang cepat. Tetapi prasyaratnya, Anda tidak boleh keluar rumah. Seberapa lama Anda bisa bertahan diam dirumah?

“Sekarang, adalah saatnya Anda mempraktekkannya sendiri.”

Di dalam situasi Kebosanan seperti ini, permintaan untuk Ponsel Gaming menjadi pilihan utama. Data survei IFC Securities menunjukkan epidemi selama Masa Imlek tahun 2020, permintaan terhadap “Mobile Gaming” memecahkan rekor terbaik dalam sejarah China. Diantaranya, gaming seperti MOBA王者荣耀Honor of Kings. Telah mencapai jam pengguna Dan Daily Active Users naik secara signifikan. Dan tentu saja, operator game dibelakangnya, Tencent cuan banyak uang di masa krisis ini.

Dalam epidemi pneumonia yang terinfeksi oleh virus Corona, tampaknya kebutuhan mental manusia belum terpenuhi. Memungkinkan dan menjadi awal dari transformasi model bisnis baru “industri hiburan pan” China. Misalnya, Film “囧妈Jiong Ma” yang semula diprediksi sebagai film andalan Bioskop selama Imlek. Tetapi, sejak pemerintah Tiongkok menutup semua operasi Bioskop sejak tgl 25 Januari, Film tersebut memilih untuk disiarkan di internet platform pertama kalinya. Dan gratis pada hari Pertama Imlek.

Virus Corona telah “mengarahkan Orang Tiongkok dari tempat publik ke komunitas di internet.” Dan komunitas internet telah menjadi titik kontak penjualan yang terpusat. Tentu saja, dengan nilai komersial yang ikut meningkat.

Pada awalnya, penjualan komunitas internet menghadapi banyak hambatan. Terutama masalah Pendidikan untuk mengubah kebiasaaan para pengguna dalam e-commerce makanan segar, convenient store dll. Namun, meletusnya virus corona telah memberikan peluang baru untuk pengembangan e-commerce baru dan toko serba ada dengan cepat.

Orang-orang tidak perlu ke pasar tradisional untuk membeli ikan, sayuran segar, tahu dan sebagainya. Sehingga, mengurangi kemungkinan tertularnya penyakit pneumonia ini.

Epidemi secara tidak langsung “mengurung” semua orang untuk berdiam di rumah. Mengunci perhatian semua orang ke layar TV dan ponsel. Pemasaran offline menurun secara drastis. Iklan TV mulai mendapat perhatian lagi. Demikian pula halnya dengan pemasaran sosial dengan koneksi emosional.

Struktur ekonomi Cina pada tahun 2003 adalah, tingkat kontribusi industri primer sekitar 3,1%. Tingkat kontribusi industri sekunder 57,9%. Dan tingkat kontribusi industri tersier adalah 39%.

Pada saat itu, industri sekunder memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi. SARS telah memukul industri tersier dengan serius. Industri sekunder relatif kurang terpengaruh. Oleh karena itu, PDB Tiongkok masih mempertahankan pertumbuhan cepat 9%.

Struktur ekonomi Tiongkok pada tahun 2019 adalah, tingkat kontribusi industri primer 3,8%. Tingkat kontribusi industri sekunder 36,8%. Tingkat kontribusi industri tersier adalah 59,4%.

Sebaliknya, Industri tersier telah menjadi industri terkemuka saat ini. Dampak epidemi yang menghancurkan industri tersier akan tercermin dalam PDB secara intuitif.

Berdasarkan situasi sekarang, diperkirakan secara konservatif tingkat pertumbuhan pada kuartal pertama 2020 akan berkurang dari 6% menjadi 3%. Karena ekonomi Tiongkok  dalam 30 tahun terakhir, mengalami tekanan terbesar dan juga saat transisi ekonomi paling rapuh. Terjadinya wabah pada waktu sekarang, seolah-olah Ada penembak jitu yang langsung membidik dan menembak ke jantung hati China. Sehingga, memaksimalkan kerusakan.

Selama Imlek di tahun 2019, box office film domestik China mencapai 5,905 miliar yuan atau sekitar 870 miliar dolar. 9,2% dari box office tahunan. Sebenarnya, Dalam jadwal Imlek 2020, akan ada banyak kompetisi film bagus. Total box office khusus Imlek 2020 diperkirakan akan mencapai 7 miliar yuan, menempati 10% dari box office tahunan 2020.

Namun, Semua film dibioskop ditarik dari peredaran sejak tanggal 25 januari. 7 miliar box office akan sia-sia tanpa hasil. Selama epidemi virus Corona belum berakhir, pasar film tidak dapat dipulihkan. Kerugian keseluruhan diperkirakan melebihi 10 miliar yuan. Atau sekitar 1.5 Miliar dolar.

Dalam Imlek 2019, jumlah turis di seluruh Tiongkok mencapai 415 juta. Meningkat 7,6% YoY. Pendapatan pariwisata mencapai 513,9 miliar yuan. Meningkat 8,2% YoY. Seandainya epidemi ini tidak muncul, liburan Imlek pada tahun 2020 akan membawa pertumbuhan yang cepat sebesar 8%. Namun munculnya Corona, kerugian ekonomi langsung akan melebihi 500 miliar yuan di sektor ini.

Sampai Detik ini, pengontrolan mobilisasi individu sangatlah ketat. Jauh lebih ketat daripada SARS pada tahun 2003. Semua orang hanya bisa berdiam di rumah. Akibatnya, Keinginan konsumsi masyarakat mengalami keterbatasan.

Memang Awalnya, pasar ritel konsumen China telah menghadapi penurunan pertumbuhan dengan volume yang cukup besar. Apalagi dengan munculnya epidemi yang datang tiba-tiba, menyebabkan total penjualan ritel seluruh masyarakat juga akan menurun secara signifikan pada kuartal pertama tahun 2020. Bisa dibayangkan, dampak virus corona terhadap ekonomi China terutama di kuartal pertama akan sangat jelas.

Menurut statistik Pada kuartal pertama 2019, total penjualan ritel barang-barang konsumsi mencapai 977,9 miliar yuan. Peningkatan nominal 8,3% YoY. Awalnya diharapkan memiliki tingkat pertumbuhan hanya 7% pada kuartal pertama 2020. Dengan total penjualan ritel sosial pada kuartal pertama mencapai 10,4 triliun yuan.

Dibandingkan Dengan dampak SARS pada pasar ritel ditahun 2003, bila dihitung dengan penurunan 5%, jika total tingkat pertumbuhan ritel sosial pada tahun 2020 hanya 2%, kerugian ekonomi langsung akan mencapai hampir 500 miliar yuan.

Dengan kata lain, kerugian ekonomi langsung atau Dampak virus Corona terhadap ekonomi China dalam pasar film, pasar pariwisata, dan pasar ritel akan melebihi 1 triliun yuan. Sekitar 150 miliar dolar.

Dampak virus Corona terhadap ekonomi China tahun 2020 sebenarnya, dapat dirujuk kembali pada epidemi SARS di tahun 2003. Pada dasarnya serupa misalnya industri transportasi, menanggung beban dan kerugian terbesar. Industri pariwisata mengalami pembekuan pada kuartal pertama. Tidak optimis pada kuartal kedua. Diperkirakan akan ada rebound kompensasi pada musim panas nantinya. Konsumsi keseluruhan barang dan jasa akan tertekan, dan ritel tradisional maupun katering akan mengalami kerugian langsung dan paling parah.

Industri padat karya juga akan terpengaruh. Industri manufaktur tradisional terpengaruh oleh “kota-kota yang ditutup”. Sementara, sektor infrastruktur dan real estat akan mengalami keterlambatan proyek. Situasi di sektor ekspor mungkin lebih baik daripada setelah SARS. Karena akan relatif lebih sedikit dipengaruhi oleh karantina asing.

Situasi epidemi akan berdampak positif pada industri farmasi. Terutama pengembangan obat anti-virus baru dan pengembangan vaksin. Namun, pertanyaannya apakah kemampuan teknologi industri terkait Tiongkok dapat menyamai peluang. Pasar farmasi yang lebih terbuka akan memimpin persaingan di bidang terkait dengan persaingan di industri farmasi global. Dalam hal ini, Perusahaan Amerika dan Jerman memiliki keunggulan yang lebih jelas.

Bila Dibandingkan dengan SARS, dampak virus Corona terhadap ekonomi China memiliki beberapa karakteristik khusus:

Pertama, ekonomi Tiongkok sedang dalam fase kenaikan yang cepat pada tahun 2003. Sehingga, kemampuannya untuk pulih lebih kuat. Namun Saat ini, situasi UMKM cukup mengkhawatirkan. Apakah mereka dapat menahan pukulan epidemi masih perlu diperhatikan.

Kedua, SARS saat itu hanya terkonsentrasi di beberapa kota pusat. Akan tetapi epidemi virus Corona sekarang lebih luas. Kebatasan untuk “in and out” di banyak kota, termasuk perpanjangan liburan Imlek adalah biaya sosial langsung. Beberapa konsekuensinya mungkin tidak terlihat jelas sekarang. Namun, yang pasti adalah tekanan keuangan pemerintah sangatlah besar.

__________
Tulisan di artificialintelligenceindonesia.com oleh Ricky Suwarno.
 FH UNS kini Ikatan Alumni FH UNS Lawan Pandemi Covid-19

Paguyuban Hakim Alumni FH UNS kini Ikatan Alumni FH UNS juga melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk melawan pandemi Covid-19.

Pengurus IKA FH UNS Djoeyamto mengatakan pengumpulan donasi ini dilakukan untuk memenuhi APD para tenaga medis yang masih kekurangan saat ini.

“Aksi ini merupakan langkah nyata membantu pemerintah dalam semangat kegotong-royongan,” ujar Hakim PN Jakarta Utara tersebut.

Menurutnya IKA FH UNS di bawah komando ketum Prof. Zudan Arief Fakrullah yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri merasa terpanggil untuk berperan nyata bersama menggalang donasi untuk melawan Covid-19.

“Kami memanggil para alumni FH UNS untuk bersama-sama membantu dan bergotong-royong melawan pandemi Covid-19,khususnya membantu para tenaga medis kita yang menjadi garda depan,” himbau Djoe.

Donasi dapat disalurkan melalui rekening BNI 7017777444 atas nama IKA FH UNS. Konfirmasi donasi kepada Noor Saptanti.
Penyakit COVID-19 yang disebabkan coronavirus jenis baru semakin menjadi-jadi. Menurut data terakhir yang dipublikasikan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, pada hari Jumat, 20 Maret 2020 sudah lebih dari 350 orang yang positif terinfeksi virus Corona di Indonesia.
Ada 17 pasien yang berhasil sembuh, namun 32 di antaranya tak terselamatkan. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang terjangkit virus Corona dengan persentase kematian tertinggi.
Memburuknya wabah virus Corona mengharuskan pemerintah mengambil sikap. Baru-baru ini, presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan setiap individu untuk menerapkan social distancing guna menghadapi pandemi COVID-19. Lalu, apa yang dimaksud social distancing?


Apa Itu Social Distancing?


Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain.
Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.
Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan, yaitu:
  • Bekerja dari rumah (work from home)
  • Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa
  • Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference
  • Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video call

Social Distancing Berbeda dengan Self-Quarantine dan Self-Isolation

Selain social distancing, ada pula istilah lain yang berkaitan dengan upaya pencegahan infeksi COVID-19, yaitu self-quarantine dan self-isolation. Berikut adalah penjelasannya:

Self-quarantine

Self-quarantine ditujukan kepada orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus Corona, misalnya pernah kontak dengan penderita COVID-19, tetapi belum menunjukkan gejala.
Orang yang menjalani self-quarantine harus mengarantinakan diri sendiri dengan tetap berada di rumah selama 14 hari.
Dalam masa ini, orang yang menjalani self-quarantine diminta untuk tidak menerima tamu, tidak berbagi penggunaan alat makan dan alat-alat pribadi dengan orang lain, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang yang tinggal serumah, mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, serta selalu menjaga kebersihan diri dan sering mencuci tangan.

Self-isolation

Self-isolation diberlakukan pada orang yang sudah terbukti positif menderita penyakit COVID-19. Biasanya, self-isolation merupakan upaya penanganan alternatif ketika rumah sakit tidak mampu lagi menampung pasien COVID-19. Menerapkan self-isolation tidak bisa sembarangan dan harus dengan arahan dokter.
Dalam prosesnya, penderita COVID-19 harus mengisolasi dirinya sendiri di ruangan atau kamar khusus di rumah dan tidak diperkenankan keluar agar tidak menularkan virus Corona kepada orang lain.
Siapa pun yang ingin berinteraksi langsung dengan penderita hanya diperkenankan selama 15 menit dan harus mengenakan masker atau alat pelindung diri, serta menjaga jarak sejauh 1 meter.
Barang yang digunakan penderita, mulai dari sikat gigi hingga tempat makan, harus dibedakan dengan barang yang digunakan oleh orang lain yang tinggal serumah dengannya. Penderita pun wajib untuk selalu mengenakan masker, terutama saat berinteraksi dengan orang lain.

Persiapan untuk Melakukan Social Distancing

Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum menjalani social distancing atau pembatasan sosial, yaitu:

1. Merencanakan kegiatan
Anda mungkin sudah terbiasa beraktivitas, misalnya belanja, tanpa perlu khawatir ramai atau tidaknya tempat yang Anda kunjungi. Namun, di masa pembatasan sosial ini, hal tersebut harus direncanakan ulang. Pasalnya, berkunjung ke tempat ramai akan meningkatkan risiko Anda terjangkit virus Corona.
Jika Anda memang harus datang ke tempat umum, pilihlah waktu berkunjung di luar jam sibuk. Misalnya, ketika Anda ingin membeli kebutuhan rumah di pusat perbelanjaan, datanglah di siang hari pada hari biasa dan bukan di akhir pekan.

2. Menyediakan obat-obatan yang diperlukan

Jika Anda menderita penyakit tertentu dan sedang menjalani pengobatan, pastikan Anda memiliki persediaan obat yang biasa Anda gunakan. Bila perlu, pasok obat-obatan lain juga, misalnya paracetamol untuk meredakan nyeri dan demam. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak perlu pergi ke rumah sakit atau ke apotik jika obat tersebut habis.

3. Memenuhi kebutuhan harian

Persiapkan stok makanan, sabun, disinfektan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya dalam jumlah yang secukupnya. Hindari punic buying atau membeli barang secara berlebihan. Jika Anda dan anggota keluarga Anda sehat, tidak perlu menyiapkan stok masker.
Saat membeli makanan, pilih dan konsumsilah makanan bergizi seimbang yang dapat memperkuat daya tahan tubuh, seperti buah-buahan dan sayuran, kemudian simpan makanan yang sudah Anda beli di dalam wadah yang bersih dan letakkan di kulkas.

4. Mempersiapkan akses internet

Jika Anda harus belajar atau bekerja dari rumah, akses internet tentu merupakan hal penting yang perlu Anda persiapkan. Agar proses belajar atau bekerja tetap lancar, sediakanlah Wi-Fi atau kuota internet yang cukup dan memiliki kecepatan yang stabil.
Selain untuk membantu Anda belajar atau bekerja, internet juga bisa Anda manfaatkan untuk mencari informasi terbaru perihal situasi wabah virus Corona atau menjalankan aplikasi online untuk keperluan sehari-hari.
Social distancing mungkin akan menyebabkan aktivitas Anda terganggu. Namun, cara ini cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona yang kini sedang mewabah.
Jika Anda berisiko tinggi tertular virus Corona dan mengalami demam yang disertai gejala pernapasan, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan Anda telah terinfeksi virus corona, cobalah fitur cek risiko virus Corona yang disediakan secara gratis oleh Alodokter. Bila masih ragu, Anda bisa chat langsung dengan dokter di aplikasi Alodokter, sekaligus membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit bila memang diperlukan.
Kesadaran Anda dalam menjaga kebersihan dan menjalankan upaya pencegahan virus Corona memiliki peran yang sangat besar dalam mengatasi wabah COVID-19. Mulailah menerapkan social distancing dari sekarang demi melindungi diri Anda, keluarga, dan orang lain.

__________
Tulisan ini bersumber dari : Alodokter.com